Loading...
×

example: Coffee, Tea, Palm Oil, Tobacco, etc

×
18 January 2023

Tips Berkebun Karet untuk Hasil yang Menguntungkan

Menanam karet hingga saat ini merupakan salah satu hal yang memberikan banyak keuntungan. Bahan utama yang paling banyak dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari berasal dari tanaman ini adalah ban karena digunakan untuk moda transportasi. 

Tanaman karet adalah salah satu tanaman berkayu yang berbentuk pohon dengan batang lurus. Tanaman ini rata-rata dapat terus tumbuh dan memiliki umur berkisar 30 tahun. Tingginya dapat mencapai kurang lebih 15 hingga 20 meter. 

Bahan utama yang paling banyak digunakan dari tanaman karet adalah getahnya yang didapat dari proses penyadapan. Getah tersebut yang dijadikan bahan utama dalam pembuatan ban, silicon serta bahan industri lainnya. 

Untuk menanam karet, ada beberapa tips yang harus diperhatikan. Berikut penjelasan lebih lanjut. 

1. Pilihlan bibit unggul 

Pertama-tama yang harus dilakukan adalah memilih bibit unggul. Sangat disarankan agar dapat membeli biji dengan hasil yang sangat meyakinkan nantinya. 

Salah satu caranya yaitu membeli biji karet dari tempat yang sudah tersertifikasi. Setidaknya sudah ada jaminan dan pemilihan biji-biji tersebut sebelum nantinya akan dijual kepada para pembeli. 

2. Tanamlah di lokasi yang sesuai 

Penentuan lokasi untuk menanam harus diperhatikan dengan baik agar karet dapat tumbuh dengan optimal dan produktif. Lokasi yang paling cocok adalah di sekitar dataran rendah dengan ketinggian sekitar 0 sampai 200 mdpl. 

Tanaman ini sangat cocok di sekitaran wilayah tropis dengan batas 15oLS - 15oLU. Semakin tinggi daerah menanamnya, maka pertumbuhan juga akan berlangsung semakin lambat dan hasil produksi lateks juga sangat rendah. Suhu yang disarankan juga berkisar 25oC - 35oC. 

3. Perawatan dengan telaten 

Jika tanaman karet sudah ditanam, maka selanjutnya dilakukan perawatan dengan baik dan teratur. Salah satunya dengan cara melakukan pembersihan lahan dari gulma minimal satu kali dalam satu bulan. 

Pemberian pupuk juga harus dilakukan secara berkala dan teratur sebanyak dua kali dalam satu tahun. Proses perawatan ini akan sangat memengaruhi pertumbuhan agar semakin cepat matang sadap serta semakin cepat berproduksi kembali. 

4. Penyadapan 

Dalam proses penyedapan, standar lilit batang yang baik sekitar 45 cm atau lebih dengan ketinggian 100 cm di atas pertautan okulasi. 

Pertama-tama disipkan dahulu pembukaan bidang sadap dengan menggambarnya, kemudian memasang talang sadap serta mangkuk untuk menampungnya. Kedalaman sadap berkisar 1 hingga 1,5 mm dari kambium. 

Jika terlalu dalam justru akan menimbulkan kerusakan pada kambium. Hal tersebut justru menyebabkan kulitnha menjadi tidak mudah untuk terbentuk kembali dengan baik. 

5. Pemanenan

Pemanenan dilakukan dalam waktu 2 hingga 4 jam setelah dilakukan penyadapan. Waktu penyadapan ada baiknya dilakukan pagi berkisar pukul 05.00 hingga 06.00 dan pemanenan dilakukan pukul 08.00 hingga 10.00. 

Silahkan baca artikel lainnya dari Perkebunan Nusantara : 

https://www.perkebunannusantara.com/news-and-events/baikkah-mengonsumsi-teh-susu 


Share