Loading...
×

example: Coffee, Tea, Palm Oil, Tobacco, etc

×
15 February 2023

Ketahui Resiko Menanam Kelapa Sawit di Kawasan Gambut

Menanam kelapa sawit dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif mencari uang tambahan di kebun milik pribadi. Bagi yang memiliki banyak kawasan kebun yang luas dan lapang tentunya menanam aset dengan bertanam  kelapa sawit dapat dijadikan salah satu opsi.   

Namun sebelum bertanam tanaman ini, pastikan dulu bahwa aspek-aspek dasar sudah terpenuhi salah satunya adalah media menanam. Mungkin ada diantara kalian yang berencana untuk menanam tanaman kelapa sawit di lahan gambut. 

Lahan gambut merupakan jenis tanah yang tergolong rapuh. Lahan ini memiliki jenis topografi tanah yang berbentuk cekung serta berada di sekitaran tidak jauh dari bibir pantai. 

Kawasan lahan gambut memiliki kandungan timbunan berbagai macam jenis tumbuhan serta organisme yang sudah hidup dan tertimbun selama ribuan tahun lamanya. 

Berdasarkan tekstur tanah yang dimiliki oleh lahan gambut, menanam kelapa sawit disini sungguh tidak sesuai. Oleh karena itu, konsekuensinya untuk genangan atau kelebihan air nanti harus dibuang dari saluran-saluran yang dibuat untuk mengalirkan air dari tanah gambut di sekitarnya menuju sungai. 

Jika air dikeringkan, justru sifat dari tanah tersebut akan berubah sehingga menyebabkan menjadi kering serta mudah terbakar dan mengalami subsiden. Kisaran laju penurunan tanah ini bervariasi sekitar 70 cm di bawah permukaan. 

Untuk tahun-tahun awal penanaman di kawasan gambut dapat mencapai kurang lebih 50 cm tiap satu tahunnya. Akibatnya, dengan adanya penenggelaman secara terus menerus justru ditakutkan nantinya akar tanaman sawit jika terus dipaksakan akan cepat roboh dan tersingkap. 

Kemudian selanjutnya, akibat adanya subsidensi justru area kisaran penanaman akan lebih rendah dibandingkan lahan non-gambut di sekitarnya atau di kawasan bawah permukaan laut. Akibatnya, tanaman kelapa sawit yang dipaksakan akan terendam dan tenggelam sehingga mengakibatkan batangnya menjadi cepat busuk. 

Penanaman kelapa sawit di kawasan gambut Indonesia diyakini justru akan mengurangi akan adanya produktivitas dari tanaman sawit itu sendiri. Sehingga hasil penanaman yang diharapkan justru tidak akan maksimal. 

Namun ada salah satu cara untuk mengurangi dampak negatif dari penanaman kelapa sawit di lahan gambut, salah satunya adalah membuat pendekatan penanaman berkelanjutan seperti yang dianjurkan oleh Pemerintah. 

Namun, tentu jika tidak dikelola dengan baik usaha menanam kelapa sawit di lahan gambut justru akan memengaruhi produksi hasil, lingkungan serta ekosistem yang ada di sekitar kawasan. Oleh karena itu, budidaya kelapa sawit di lahan gambut sangat membutuhkan tenaga serta biaya yang tidak sedikit di bandingkan budidaya di lahan-lahan mineral lainnya.   

Silahkan baca artikel lainnya dari Perkebunan Nusantara : 

https://www.perkebunannusantara.com/news-and-events/ketahui-manfaat-bungkil-biji-karet-yang-dikonsumsi-untuk-tubuh 


Share